My experience life

  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following
  • following

MA 19: Psikologi Islam(i): 4 April 2014: "Syukur, Kepuasan"

15

banumuhammad:

Diskusi MA 19: Psikologi Islam(i) 4 April 2014
“Syukur”

Minggu lalu kita bahas tentang hakekat manusia: antara tanah dan ruh. Sekarang kita dalami kedua hal tersebut.
Tanah merindukan dunia, tapi ruh merindukan Allah. Tanah adalah jasmani, sedangkan ruh bersemayan dalam hati. Jasad mudah dikenali, sedangkan hati nurani tersembunyi dan membutuhkan usaha untuk mengenalinya. Jasmani mengejar pemuasan, sedang hati nurani merindukan ketenangan, meskipun manusia tidak mengakuinya.
Mengejar Kepuasan
Psikologi Barat menekankan aspek jasmani (fisik) dan mental, tapi tidak untuk jiwa (ruhiyah). Itu sebabnya kepuasan penting sekali. Sifatnya hedonistik, padahal kepuasan sifatnya sementara, fana, dan tidak ada ujungnya. Orang lapar akan makan, lalu puas. Hanya sementara. Setelah itu, lapar lagi. Orang yang terobsesi dengan jasmaninya akan susah mengenali hati nuraninya. Orang kerja untuk mencari makan. Karir untuk kepuasan. Posisi untuk kebanggaan. Kekuasaan untuk mencari pemuasan Puas ketika mengalahkan orang lain.
The world is enough for all men’s need but not enough for one man’s greed.
Mengejar kepuasan akan berujung keserakahan, dan keserakahan tidak ada ujungnya.
Yang perlu diingat adalah hidup ada batas waktunya. Itu sebabnya orang yang mencari kepuasan akan terkejut ketika menghadapi kematian. Dia mati dalam penderitaan karena merasa belum cukup puas dengan hidupnya. Hanya satu hal yang bisa menyelamatkannya sebelum terlambat, yaitu: bersyukur.
Syukur
Allah memberikan pendengaran, penglihatan, dan hati, supaya mereka bersyukur
Sayangnya, kebanyakan manusia tidak bersyukur. Padahal makanan hati adalah syukur, menurut Imam Al Ghozali. Hanya syukur yang bisa menghentikan dorongan hawa nafsu yang selalu mengejar kepuasan.
Perbedaan syukur dan gratitude
Ada seorang peserta yang bertanya: Psikologi Barat juga membahas syukur (gratitude), terutama psikologi positif. Apakah konsep syukur dan gratitude berbeda ?
Pak Bagus menjawab, bahwa Gratitude itu belum sampai pada tingkat syukur. Gratitude masih sebatas terima kasih, sedangkan syukur bukan hanya itu.
Ketika Aisyah ra. bertanya mengapa Rasulullah masih “menyiksa diri” dengan sholat malam yang lama sampai kakinya bengkak, padahal beliau sudah dijamin masuk surga. Rasulullah SAW menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur ?”
Kita bisa mengambil ‘ibroh dari kisah itu. Syukur itu berarti tidak ada keluh kesah; merupakan kunci kebahagiaan; mengakui, menerima, dan membuka diri terhadap Rahmat Allah.
Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), makan sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih”. QS Ibrahim: 7.
Lawan dari syukur adalah kufur, yang artinya menutup diri. Orang yang bersyukur hatinya terbuka, ini yang dimaksud dengan membuka diri terhadap Rahmat Allah. Orang yang bersyukur mampu melihat dan mengambil hikmah, serta berprasangka baik pada Allah.
Mustahil bagi orang yang bersyukur itu berkeluh kesah. Ketika Nabi Ayub as. diprotes istrinya tidak mau berdo’a minta kesembuhan pada Allah setelah menderita sakit selama 7 tahun, beliau menjawab “Apakah pantas berkeluh kesah hanya karena sakit 7 tahun, padahal sudah menikmati sehat 40 tahun ?”
Itulah contoh sikap seorang yang bersyukur. Tidak ada sesuatupun yang dapat membuatnya sedih. Sesungguhnya kebanyakan orang suka berkeluh kesah kecuali mereka yang beriman dan beramal sholeh. Orang yang tidak beriman tak akan mampu bersyukur.
Syukur sebagai makanan Hati
Orang yang kurang bersyukur akan sakit hatinya, karena syukur adalah makanan hati, seperti kata Imam Ghazali. Kalau hati susah makan, maka dia akan sakit. Dengan kata lain, obat yang mujarab bagi penyakit hati adalah bersyukur. Orang yang membiasakan diri bersyukur akan menjadi pandai bersyukur, jadi bersyukur itu harus selalu dilatih.
Perbedaan sabar dan syukur
Sabar dan syukur itu dua sisi dari “mutiara” yang sama. Syukur akan memberi kekuatan pada sabar. Sabar adalah sisi yang “menghadap” pada kesulitan, sedangkan syukur adalah sisi yang “menghadap” pada kenikmatan.
Nabi Ayub bisa bersabar terhadap penyakitnya karena mensyukuri saat beliau sehat. Nabi Muhammad SAW bersabar dalam menjalankan shalat malam karena didorong oleh rasa syukurnya yang mendalam.

Reblogged 1 week ago from muhajirinanshor

MA 19: Psikologi Islam(i): Sabtu, 8 Maret 2014

7

muhajirinanshor:

Materi diskusi hari ini membahas tentang Psikologi dari perspektif Barat dan Islam. Persamaan dari keduanya adalah psikologi Barat dan Islam merupakan ilmu, ikhtiar, hasil pengalaman manusia.

Berikut perbedaan keduanya. Pembahasan dimulai dari Psikologi Barat.

Asumsi dasar Psikologi Barat adalah…

Reblogged 1 week ago from muhajirinanshor

[Renungan] #Syukur

44

muhajirinanshor:

Mari mulai pagi ini dengan bersyukur kepada Tuhan kita dengan lisan kita dan seluruh perasaan kita.

Ada orang merasa miskin ketika tabungannya dibawah 1 Milyar, tapi ada orang yang merasa kaya hanya karena tabungannya melewati angka 10 juta.

Ada orang yang masih merasa susah, padahal gajinya…

Reblogged 1 week ago from muhajirinanshor

Tentang Kemenangan

21

urfaqurrotaainy:

Dari masa ke masa, ritme hidup adalah hal yang menyenangkan untuk saya hayati. Cepat-lambatnya membuat hidup lebih terasa sebagai lintasan lari.

Kita berkompetisi satu sama lain, mendahului satu sama lain. Menang, atau musnah. Persis seperti apa kata teori evolusi.

Tak aneh jika dunia terasa…

Reblogged 1 week ago from urfaqurrotaainy

Berlebihan

Melihat seseorang yang tengah berbahagia kau merasakan luapan kebahagiaan yang berlebihan. Melihat suatu adegan picisan yang menyedihkan kau pun menangis sesenggukan. Bahkan kerap kali apa yang kau alami kau pun terlalu hiperbola. Aku tak tahu apakah itu memang dirimu atau bukan. Tapi tak bisakah kau sejenak merenung tentang sikap berlebihanmu. Kadang kau merasa sendirian, tak ada yang…

View On WordPress

Theme By Idraki and Powered by Tumblr 2010.
Typerwriter and Paper Image Courtesy of Google. Icon Credited to Webdesignerdepot